Pemandangan udara Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap

Jejak Pelabuhan

Sejarah PPS Cilacap

Dari pembangunan pada awal 1990-an hingga berkembang sebagai pelabuhan perikanan tipe samudera dan pusat kegiatan perikanan tangkap di pantai selatan Jawa.

Awal Pembangunan

Pelabuhan yang tumbuh bersama perikanan Cilacap.

Pembangunan PPS Cilacap berlangsung pada 1991–1994. Setelah melalui tahap persiapan dan uji coba operasional, pelabuhan ini diresmikan penggunaannya pada 18 November 1996 dengan status Pelabuhan Perikanan Tipe B atau Nusantara.

Perkembangan kegiatan perikanan tangkap kemudian mendorong peningkatan kapasitas kelembagaan. Pada 4 April 2001, status pelabuhan ditingkatkan menjadi Pelabuhan Perikanan Tipe A atau Samudera. Sejak itu, PPS Cilacap menjalankan peran yang semakin luas dalam pelayanan kapal, pendaratan hasil tangkapan, dan pengembangan ekonomi masyarakat perikanan.

Dokumentasi peresmian Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap tahun 1996
18 November 1996Peresmian penggunaan pelabuhan dengan status Tipe B atau Nusantara.

Tonggak Perkembangan

Perjalanan kelembagaan PPS Cilacap.

Perubahan status dan penguatan dasar kelembagaan membentuk peran PPS Cilacap seperti saat ini.

  1. Pembangunan pelabuhan

    Pembangunan kawasan dan fasilitas Pelabuhan Perikanan Cilacap dilaksanakan sebagai landasan pelayanan perikanan tangkap di wilayah selatan Jawa.

  2. Persetujuan Pelabuhan Tipe B

    Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara menetapkan kelembagaan Pelabuhan Perikanan Cilacap sebagai Pelabuhan Perikanan Tipe B atau Nusantara.

  3. Peresmian penggunaan

    Pelabuhan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Republik Indonesia dan mulai memperkuat pelayanan kegiatan perikanan tangkap di Cilacap.

  4. Menjadi Pelabuhan Tipe A

    Melalui Persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 86/M/PAN/4/2001, statusnya meningkat menjadi Pelabuhan Perikanan Tipe A atau Samudera.

  5. Penguatan organisasi UPT

    Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 20/PERMEN-KP/2014 menegaskan kedudukan PPS Cilacap sebagai Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.

  6. Bagian dari Pusat Kegiatan Nasional

    Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2017 menempatkan Cilacap sebagai Pusat Kegiatan Nasional, termasuk pengembangan industri perikanan.

Kawasan PPS Cilacap dan pantai selatan Jawa
30,7 haLuas kawasan PPS Cilacap dalam profil tahun 2026

Kedudukan Strategis

Simpul pelayanan perikanan di pantai selatan Jawa.

Sebagai pelabuhan perikanan tipe samudera, PPS Cilacap melayani kegiatan kapal perikanan, mendukung pengelolaan sumber daya ikan, serta menyediakan ruang bagi pelayanan pemerintah dan kegiatan usaha kepelabuhanan.

Lokasinya di Kabupaten Cilacap menempatkan pelabuhan ini pada jalur penting kegiatan perikanan Samudra Hindia. Perannya terus berkembang untuk mendukung pelayanan publik, peningkatan nilai hasil perikanan, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Pelayanan kapalTambat, labuh, keberangkatan, kedatangan, dan operasional kapal.
Aktivitas perikananPendaratan, penanganan mutu, pengolahan, pemasaran, dan distribusi ikan.
Pengembangan masyarakatFasilitasi penyuluhan serta penguatan kegiatan ekonomi nelayan dan pelaku usaha.

PPS Cilacap Kini

Pelayanan publik dan pengusahaan dalam satu kawasan.

Profil PPS Cilacap Tahun 2026 mencatat dasar penyelenggaraan pelabuhan perikanan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2020, serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2025.

Lihat Fasilitas
Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap PPS Cilacap
Gedung Pelayanan Terpadu Satu Atap PPS Cilacap

Sumber Informasi

Riwayat disusun dari dokumen resmi PPS Cilacap.

Informasi pada halaman ini diringkas dari naskah sejarah dan Profil Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap Tahun 2026.